Perawatan Mesin Pabrik Kelapa Sawit

Artikel

Perawatan mesin pabrik kelapa sawit tentunya perlu dilakukan secara rutin, agar fasilitas tersebut dapat terjaga dengan baik dan tidak mudah rusak. Proses maintenance atau perawatan pada setiap pabrik, biasanya dilakukan tenaga ahli tertentu.

Maintenance memang bertujuan untuk menjaga setiap fasilitas pada pabrik atau perusahaan, agar memproduksi hasil maksimal yang sesuai dengan target. Tidak hanya perawatan, namun jika diketahui ada fasilitas atau mesin yang rusak, maka wajib dilakukan pergantian.

Maintenance di pabrik dilakukan pada jangka waktu tertentu sesuai dengan SOP perusahaan, tindakan administratif ini untuk menjaga aset perusahaan agar bisa selalu siap digunakan, kegiatan maintenance berpengaruh langsung terhadap proses produksi.

Menjaga fungsi setiap mesin atau peralatan memang menjadi tugas setiap pekerja, karena sudah digunakan hampir setiap waktu, tentunya perawatan akan mesin dan peralatan tersebut memiliki peran penting, untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat bekerja.

Kegiatan Perawatan Mesin Pabrik Kelapa Sawit

Pada umumnya terdapat dua kegiatan maintenance di dalam pabrik kelapa sawit, yaitu preventive dan breakdown, berikut penjelasannya untuk Anda.

1. Preventive Maintenance

Proses pekerjaan ini untuk mencegah timbulnya kerusakan yang tidak terduga di dalam mesin atau peralatan, kondisi seperti ini tentunya penting untuk dicegah. Apalagi proses produksi akan terus berjalan, yang membuat mesin akan terus digunakan.

Jika terjadi kerusakan tidak terduga saat proses produksi masih berjalan, maka akan menghambat proses produksi, maka itulah peranan preventive maintenance. Adanya jadwal pemeliharaan dan perawatan yang cermat, agar rencana produksi bisa berjalan lebih cepat.

Perawatan mesin pabrik kelapa sawit yaitu preventive, berguna untuk memelihara fasilitas produksi yang tergolong critical unit, dimana peralatan tersebut masuk ke dalam golongan dapat membahayakan keselamatan pekerja, atau kerusakan berpengaruh terhadap kualitas produksi.

Preventive maintenance ini dibedakan lagi berdasarkan pelaksanaannya, yaitu routine dan periodic. Routine maintenance, menjadi kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin, bisa dilakukan beberapa menit sebelum operasi, seperti pelumasan, membersihkan atau warming up.

Sedangkan Periodic Maintenance, jenis perawatan ini dilakukan secara berkala dalam jangka waktu tertentu, bisa dalam waktu sebulan, seminggu, atau setahun sekali.

2. Breakdown Maintenance

Perawatan mesin pabrik kelapa sawit berikutnya dikenal juga dengan istilah Corrective Maintenance, kegiatan ini baru dijalankan apabila ditemukan terdapat mesin atau peralatan yang mengalami kerusakan.

Bisa dikatakan juga bahwa breakdown maintenance sebagai perbaikan, karena sifatnya menunggu sampai kerusakan terjadi, kemudian baru dilakukan perbaikan. Jenis pekerjaan ini seperti pemeliharaan bangunan, pemeliharaan halaman, pemeliharaan peralatan dan lainnya.

Jika ditemukan adanya kerusakan darurat, biasanya akan menunjukkan pemeliharaan tidak cukup, pemeliharaan tidak benar atau standar pekerjaan dalam pemeliharaan tidak memadai.

SOP Maintenance Pabrik Kelapa Sawit

SOP atau Standar Operasi Perusahaan pada pabrik kelapa sawit tentunya memiliki standar tertentu, berguna agar setiap pekerja menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur yang diinginkan oleh perusahaan atau tempat mereka bekerja.

Standar Operasi Perusahaan pabrik kelapa sawit ini sifatnya wajib, karena jika ditemukan ada pekerja yang melakukan pelanggaran, maka hasil dari pekerjaannya bisa saja tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

Perawatan untuk mesin pabrik tentunya termasuk ke dalam SOP, dimana perusahaan juga mengatur kapan harus dilakukan pemeliharaan atau pemeriksaan pada setiap mesin atau peralatan yang digunakan dalam proses produksi.

Terlebih lagi kualitas minyak sawit yang dihasilkan oleh setiap perusahaan, memiliki kualitasnya tersendiri. Jika tidak sesuai dengan standar pengoperasian, maka hasilnya tidak maksimal. Salah satu SOP yang terdapat pada pabrik kelapa sawit adalah SOP Penerimaan.

Pada SOP penerimaan, sejak kelapa sawit dipanen hingga buah kelapa sawit masuk ke dalam lori, pekerja harus mematuhi SOP yang berlaku. Bisa dikatakan juga bahwa sebetulnya SOP merupakan buku panduan, dan sifatnya wajib diikuti oleh setiap pegawai.

Kerani maintenance adalah tugas perawatan atau pemeliharaan yang dilakukan oleh para staff, tentunya setiap pekerja juga memiliki peranan dalam merawat setiap peralatan yang mereka gunakan.

Perusahaan mesin pabrik kelapa sawit di Medan juga memiliki SOP tersendiri bagi perusahaannya, agar setiap mesin pabrik di dalam perusahaan dapat terjaga kualitasnya sebelum sampai di tangan pelanggan.

Membahas mengenai SOP pada setiap perusahaan tentunya akan berbeda-beda, karena visi misi setiap perusahaan di Indonesia juga berbeda. Setelah Anda mengetahui apa saja tahapan dalam perawatan mesin pabrik kelapa sawit, kini Anda bisa mengerti jenis perawatan pada pabrik tersebut

PT. Putra Tunas Megah

Perusahaan dan supplier yang bergerak di Bidang Industri Mesin Kelapa Sawit dan Mesin Pengolahan Kelapa Sawit Terpercaya di Medan.

Produk

Water Softener

Sterilizer Station

Thresher Drums

Sand Filter

Storage Tank

Kontak

Jalan Pulau Nias No. 1-4 Payarumput, Mabar, Medan 20242, Indonesia
Whatsapp : 081361476058